
Moyudan – Semangat warga Muhammadiyah di Kapanewon Moyudan kembali bergelora. Ribuan jamaah memadati Masjid Shiraatul Jannah, Jerukan, pada Ahad Wage, 4 Oktober 2026, untuk mengikuti Pengajian Hari Bermuhammadiyah yang diselenggarakan oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Moyudan.
Sejak pagi buta, sekitar pukul 06.00 WIB, jamaah dari berbagai ranting Muhammadiyah se-PCM Moyudan mulai berdatangan. Berbagai moda transportasi digunakan, mulai dari kereta kelinci, bus, mobil, hingga sepeda motor. Mereka datang berduyun-duyun dengan penuh antusias untuk mengikuti pengajian yang berlangsung pukul 07.00–08.45 WIB.





Kehadiran jamaah begitu luar biasa. Sekitar 1.200 jamaah memenuhi masjid dan lingkungan sekitarnya yang telah dipersiapkan oleh panitia. Suasana semakin semarak dengan hadirnya berbagai UMKM yang menawarkan beragam produk, sehingga kegiatan pengajian tidak hanya menjadi momentum peningkatan wawasan keagamaan, tetapi juga menggerakkan dan mempertemukan pelaku usaha warga Muhammadiyah.
Hadir sebagai narasumber, Prof. drh. Agung Budiyanto, M.P., Ph.D. menyampaikan materi dengan bahasa yang lugas, ringan, dan mudah diterima oleh jamaah. Penyampaian materi yang diselingi berbagai candaan segar membuat suasana pengajian terasa hidup. Jamaah tampak antusias menyimak, sesekali diselingi gelak tawa yang membuat suasana semakin meriah.

Salah satu pesan penting yang disampaikan adalah ajakan kepada warga Muhammadiyah untuk “berlari” dalam berbuat kebaikan. Berlari bukan dalam arti harfiah, melainkan menggambarkan sikap untuk bersegera, sigap, dan tidak menunda-nunda ketika mendapatkan kesempatan untuk melakukan kebaikan.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa kebaikan tidak cukup hanya direncanakan. Kebaikan harus segera diwujudkan dalam tindakan nyata. Semangat berlomba-lomba dalam kebaikan perlu menjadi karakter warga Muhammadiyah dalam kehidupan bermasyarakat.
“Kalau ada kesempatan berbuat baik, jangan ditunda-tunda. Segera lakukan, segera bergerak, dan segera berikan manfaat.”
Semarak Hari Bermuhammadiyah PCM Moyudan kali ini tidak hanya terlihat dari jumlah jamaah yang hadir, tetapi juga dari kuatnya kebersamaan warga. Jamaah datang dari berbagai penjuru, berkumpul, bersilaturahmi, menimba ilmu, sekaligus menghidupkan geliat ekonomi masyarakat melalui UMKM.
Kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa Hari Bermuhammadiyah bukan sekadar agenda pengajian rutin, tetapi menjadi ruang untuk memperkuat ukhuwah, menambah ilmu, menggerakkan amal, serta membangun kebersamaan warga Muhammadiyah.
Dengan semangat “berlari dalam kebaikan”, pengajian Ahad Wage PCM Moyudan diharapkan mampu memberikan energi baru bagi seluruh jamaah untuk semakin aktif bergerak, beramal, dan menghadirkan kemanfaatan bagi umat dan masyarakat.





Dari Jerukan, Moyudan, semangat Muhammadiyah terus bergerak—tidak berjalan pelan, tetapi berlari menebar kebaikan.



